Acara CFD (Car Free Day) Tak Mengindahkan Inpres No.6 tahun 2020, Kadis Perdagin Situbondo Lepas tangan

  • Whatsapp

Situbondo, Primanews.net – Sesuai dengan Inpres No.6 tahun 2020 tentang penegakan kedisiplinan protokol kesehatan pemerintah, tak henti hentinya pemerintah menghimbau dan memberikan sangsi baik teguran lisan maupun denda agar penularan covid 19 ini selesai. Minggu , 25 Oktober 2020

Namun berbeda kali ini, Disperdagin menggelar acara CFD (Car Free Day) di jalan irian jaya tanggal 25 Oktober 2020 dimulai jam 05.00 sampai 10.00 WIB dan bertepatan pula kunjungan gubernur jawa timur Khofifah Indar Parawansa, terkesan acara ini mengundang kerumunan padahal sudah jelas aturan protokol kesehatan pemerintah.

Read More

Karena secara jelas acara ini mengundang kerumunan yang mana banyak petugas yang hanya terkesan melihat saja namun tidak ada peneguran baik kepada pengunjung atau pedagang.

Saat awak media Sitijenar News & Prima News mendalami hal ini, mencoba untuk mengkonfirmasi salah satu pengunjung CFD yang tak bermasker dan jawabannya adalah risih dan sesak klo pakek masker “saya kalau pakek masker risih dan tapeggeh mas ( translate bahasa madura “sesak”) dan banyak kok yang gak pakek masker,malah petugasnya diem”ujar salah satu pengunjung yang malu menyebutkan namanya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang ikut dalam acara CFD tersebut juga kelihatan tidak memakai masker, saat ditanya pedagang tersebut bilang ,saya bawa masker tapi saya kantongi ,lha wong petugasnya aja pakai masker asal asalan ” saya ada masker mas,tapi saya taruh disaku saya. Petugasnya aja pakek masker asal asalan mas,jadi saya ikuti” terang pedangan accecoris ,malu saat ditanya namanya.

Agar berita berimbang awak media Sitijenar News & Prima News mencoba konfirmasi kepada Kadisperdagin Abdul kadir jaelani melalui whatsapp mengatakan “Kalo pelaksanaan CFD itu ranahnya Dishub mas, kalo penataan pedagang itu Disperdagin, kalo pengunjung itu ada Satpol PP, Kepolisian dll. Jadi koq kurang etis saya yang Jawab. Kalo pelaksanaan ini kan uji coba, Sesuai pemberitahuan Pemkab dan Dipintu masuk kan ada dr kepolisian BPBD dan Satpol PP”. Ujarnya

Disaat dikonfirmasi masalah kerumunannya Kadisperdagin malah mengatakan”Monggo penilaian sampeyan mas….Makasih infonya akan jadi evaluasi dalam pembahasan selanjutnya dan Itu pemusik jalanan yg nyumbang lagu untuk menyambut gubernur” imbuhnya

Saat bersamaan Kadishub Situbondo saat dikonfirmasi melalui whatsapp tidak memberi jawaban,hanya dibaca (centang biru)

(Emen)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *