Akibat Kandang Ayam, Korban pengeroyokan terpungkur, Ketua DPC LBH PETA Situbondo angkat bicara

  • Whatsapp

Situbondo, Primanews.net – Nasib malang menimpa ibu Raifa dusun bukkol manis RT 02 / RW 01 desa Kedung dowo kecamatan arjasa selaku korban tindak penganiayaan berat yang sempat tergeletak di puskesmas arjasa selama 3 hari dengan luka lebam dan lecet diwajah, diduga akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh 5 orang pelaku diantaranya 3 orang perempuan dan 2 orang laki laki. Rabu ,21 oktober 2020

Menurut keterangan Korban pengeroyokan Raifa mengatakan “kejadian pada tanggal 13 oktober 2020 sekira pukul 19.30 WIB berawal korban raifah meminta dari salah satu pelaku BY untuk memindahkan kandang ayam dibelakang rumahnya, namun permintaan tersebut ditolak dan tiba tiba pelaku berinisial BY langsung menghantam wajah korban dan bersamaan datang pula KS memegang korban dari belakang serta beberapa pelaku inisial BY, JJ , SM , TL ikut memukuli korban bertubi tubi hingga tersungkur ke tanah” detil Raifa

Read More

Dalam kejadian pengeroyokan tersebut terketuk langsung dari nurani Aktifis muda sekaligus seorang jurnalis Nurul Amin selaku sekertaris DPC LBH PETA Situbondo menyampaikan kepada awak media” dari kejadian ini saya menyikapi bahwasaya tindak pengeroyokan tidak layak di jadikan contoh,dan tidak semestinya perbuatan ini di lakukan” ujar aktifis yang biasa akrab dipanggil Bang Emen

Foto: Bang Emen, Sekretaris LBH Peta

“Saya juga memohon dan meminta kepada APH harus bisa memberikan keadilan yang benar ,ibarat pepatah jangan tajam kebawah namun tumpul ke atas” usut tuntas dan tangkap kasus pengeroyokan ke 5 pelaku tersebut” imbuh bang emen

Ketua DPC Lembaga bantuan Hukum Pembela tanah air (LBH PETA) yang akrab di panggil Bang eko menyampaikan kepada awak media “pada hari ini tanggal 20 oktober 2020 saya mendampingi pihak korban di polsek arjasa untuk di mintai keterangan yang anehnya pihak korban sampai saat ini belum mendapatkan surat laporan dari polsek arjasa padahal kasus ini sudah 1minggu dari kejadian” ulas bang Eko

“Saya berharap kepada kapolsek arjasa kasus ini ditangani serius jangan main main demi tegaknya kebenaran dan keadilan” pungkas eko

(Tim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *