Bung Karna Dipanggil Terkait Dugaan Money Politik, Bawaslu Situbondo Jum’at malam

  • Whatsapp

SITUBONDO, Primanews.net – ( 20 November 2020) – Pernyataan Kordinator Bidang Advokasi Paslon 01 Abdurrahman,SH di channel YouTube sebuah Media Online mengatakan bahwa pihak Bawaslu Situbondo harus Profesional dan tegakkan aturan.

Akan tetapi beda dengan realita yang ada, dimana disaat Paslon nya sendiri yakni Calon Bupati Karna Suswandi saat dipanggil Pihak Bawaslu untuk diperiksa seakan Pihak Bawaslu. tak menunjukkan Profesionalisme dimana Pemanggilan tersebut seakan disengaja tanpa adanya awak media.

Read More

Waktu pukul 18:10 Wib beberapa Awak media mendatangi Kantor Bawaslu Situbondo, guna konfirmasi terkait pemanggilan Karna Suswandi oleh Bawaslu.

Saat ditemui Sulam bagian Gakumdu membenarkan bahwa Pemanggilan Karna Suswandi terkait dugaan Money Politik yang dilaporkan oleh Amirul Mustafa pada Rabu (11/11/2020).

” Langsung ke pimpinan saja mas, kebetulan bapak Pimpinan baru saja pulang,” Katanya.

Akan tetapi Wartawan media ini tidak sampai disitu, ia bertanya kembali kepadanya bahwa benarkah pemanggilan Karna Suswandi ada sangkut pautnya terkait pelaporan Dugaan Money Politik. Sulam menjawab dengan Singkat.

” Intinya Pemanggilan tersebut benar terkait Pelaporan dugaan money politik, akan tetapi biar Kembali besok saja langsung konfirmasi kepada pimpinan,” Tutupnya seraya menutup pintu ruangan Gakumdu. Jum’at (20/11/2020).

Awak Media ini juga berusaha menghubungi Via Telepon WhatsApp Fitriyanto Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, akan tetapi dering telepon menunjukkan tidak aktif, belum ada tanggapan dari pihak Bawaslu Situbondo sampai berita ini diterbitkan.

Sekedar diketahui Karna Suswandi calon bupati Situbondo nomer urut 1 ini dipanggil Bawaslu kabupaten Situbondo. Jum’at malam tgl 20 – 11 – 2020 calon yang menjadi terlapor tersebut menjalani pemeriksaan selama 2 jam. Tujuan nya ialah dilakukan klarifikasi terkait dengan dugaan money politic, selanjutnya pihak Bawaslu kabupaten Situbondo rencanya akan kembali menyusun kajian dan membahas ditingkat pimpinan, sesuai dengan UU jelas salah satu anggota Divisi penanganan pelanggaran Fitrianto, (tim)

Related posts