Kantor unit penyelenggara pelabuhan kalbut jalin sinergitas bersama TNI – POLRI Jelang Natal Dan Tahun Baru 2021

  • Whatsapp

Situbondo, Primanews.net – Kementrian perhubungan direktorat jenderal perhubungan laut kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan kelas IV panarukan wilker pelabuhan kalbut bersama Polsek Mangaran dan Koramil mangaran bergabung dalam rangka kesiapsiagaan dan sinergitas ibadah Natal sekaligus perayaan Tahun Baru 2021. Kamis, 17 Desember 2020

Dalam pertemuannya turut hadir kapolsek mangaran AKP. Joko imam,Danramil mangaran kapt.Y.m waluyo serta perwakilan Kementrian perhubungan direktorat jenderal perhubungan laut kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan kelas IV panarukan wilker pelabuhan kalbut Abdul latief.S

Read More

Dalam pertemuannya Kapolsek mangaran AKP. joko imam membahas persiapan jelang hari natal tahun 2020 dan persiapan tahun baru 2021 untuk perkuat kedisiplinan protokol kesehatan pemerintah di wilayah kecamatan mangaran khususnya wilayah pelabuhan kalbut
“Tujuan kami ke sini untuk menjalin silaturahmi demi lancarnya ikatan dalam kinerja, sehingga terciptanya situasi Mangaran yang aman dan kondusif”ujar AKP. joko imam

Menurut kapolsek mangaran “di awal hari natal dan menjelang tahun baru 2021 mendatang harus memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang menjadi tugas utama seluruh pihak”pungkasnya

Hal ini juga disampaikan oleh perwakilan dari Kementrian perhubungan direktorat jenderal perhubungan laut kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan kelas IV panarukan wilker pelabuhan kalbut Abdul latief.S berharap agar pelaksanaan nantinya dapat menjadi momentum untuk menekan, mengendalikan, dan mencegah serta memutus mata rantai penularan Covid-19. Menurutnya hal-hal tersebut dapat diwujudkan dengan melakukan 3T dan 4M.
“3T yakni testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan) untuk memutus mata rantai penularan covid. dan 4M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” ujar Abdul latief

“Ini berkaitan dengan masih banyak masyarakat yang belum percaya dengan adanya Covid-19, dan kebanyakan masyarakatnya belum percaya (adanya Covid). Untuk itu sudah jadi tugas kita untuk terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat.” Imbuhnya

(Emen/Baim)

Related posts