Maraknya Kasus Ilegal Logging Hingga kini Bias, Begini Kata Ketum Lsm Siti Jenar

  • Whatsapp

Situbondo, Primanews.net – Dalam kasus ilegal loging yang baru ini keluar dari pemberitaan siti jenar news tentang penemuan kayu sono keling diduga hasil pencurian, hingga kini belum bisa terkuak siapa pelaku utamanya. Selasa 27 Oktober 2020

Temuan kayu sono keling tersebut ditemukan di rumah kosong di desa kayumas berkat hasil dari pengaduan masyarakat akhirnya gabungan antara anggota polsek arjasa dan perhutani menemukan hasilnya sebanyak 5 batang persegi ukuran 100X12X40 dan 3 batang gelondong kini diamankan di Polsek Arjasa.

Read More

Dalam hal ini kini dipertanyakan oleh Ketum LSM Siti Jenar Eko Febriyanto untuk kenapa kayu tersebut sudah ada tapi kok tidak ada kelanjutannya untuk penangkapan pelakunya.

Menurut keterangan warga desa kayumas berinisial S mengatakan” bahwa kayu sono keling di rumah kosong diduga kuat itu milik inisial N”ujar S waktu diwawancarai saat temuan di lokasi.

Secara Blak blakan Ketum LSM Situ Jenar Mengatakan di depan rekan media “Terkait lagi lagi diamankannya kayu sonokeling oleh Polsek Arjasa. di salah satu rumah kosong milik warga yang diduga kuat milik orang yang pernah tersandung kasus yang sama pada tahun kemarin dengan inisial “S” dan sempat BB 1 truck nya ditahan di polres Situbondo beberapa hari walau kasusnya sampai saat ini tidak jelas ujungnya.” Ujar Eko

“Teruntuk kasus terbaru ini Kami tentu juga mengapresiasi langkah itu, meski kalau boleh dibilang sangat terlambat. Tapi setidaknya, di bawah kepemimpinan Kapolres Situbondo yang baru, ada Komitmen untuk menindak lanjuti dibanding penangkapan sebelumnya di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan dengan modus yang sama”.ucap eko

“Maraknya kasus pencurian Sonokeling di kawasan KPH Bondowoso yang meliputi 2 Kabupaten (Situbondo dan Bondowoso) ini utama nya dikawasan Hutan RPH Kayumas ini sudah bukan rahasia lagi sudah terang benderang. Semua alat bukti ataupun bukti petunjuk ada pada kami karena kami di Lsm Siti Jenar sudah dari tahun tahun kemarin memelototi dan melaporkan kasus tersebut langsung ke Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa timur (Oman Soeherman)”paparnya

Foto: Barang Bukti Yang sempat ada di Polres

Maka menurut Ketua Umum (Ketum) LSM Siti Jenar, Eko Febrianto, “bahwa saya kira lagi lagi evaluasi total di Intenal Perhutani di KRPH Kayumas ini sangatlah diperlukan dan harus disegerakan. Mengingat kami juga lagi lagi menemukan dugaan kuat keterlibatan Oknum Perhutani RPH Kayumas ikut bermain di kasus ini dan bahkan kasus – kasus sebelumnya dengan melibatkan orang ketiga ” Kami LSM SITI JENAR mengindikasi adanya permainan dengan modus operandi mereka dengan alasan limbah penebangan. padahal limbah yang dimaksud itu jelas kayu sono super dengan ukuran yang gak layak dikategorikan sebagai limbah. nah ini nyata merugikan Perhutani itu sendiri”. ungkap Eko.

“Bagaimana Komitmen Aparat Kepolisian dalam menindaklanjuti kasus ini hingga ke Akar – akarnya, kata Eko FebriantoIa berharap Pengusutan Kasus tersebut tak perlu berlama – lama, lantaran, Polisi tinggal melakukan Gelar Perkara dan Chek Tunggak di TKP. Karena Chek Tunggak menjadi penting untuk Pengungkapan Kasus ini. Serta berkoordinasi dengan Jajaran Perhutani KPH Bondowoso, karena hal ini diperlukan guna membongkar Sindikasi Pembalakan Sonokeling di wilayah Hukum Situbondo”.detil eko

“Yang Diduga kuat juga melibatkan Oknum Perhutani Aktif di RPH Kayumas, Saya kira tanpa melibatkan peran orang dalam Perhutani sangat mustahil Penjarahan Besar – besaran di Hutan Kayumas ini bisa berjalan mulus seperti saat ini dan waktu waktu sebelum nya LSM SITI JENAR, akan terus Suport Polisi untuk mengusut Tuntas Kasus ini, sebab kami juga punya Data Pengiriman Ratusan Batang Kayu Sonokeling di Kasus – kasus sebelumnya” imbuh eko

(Tim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *