Maraknya Media Online Tanpa Legalitas dan Oknum Wartawan Online yang Menulis Berita Tanpa Konfirmasi, Ini Kata H. ENGGRIT, S.H :

  • Whatsapp

SITUBONDO, Primanews.net – Banyaknya berita Online yang tidak berimbang dan terkesan asal nulis yang berseliweran dan mudah kita temui di media sosial (medsos) baik Facebook, WhatsApp, Twitter, Line, maupun media online lainnya, H. ENGGRIT, S.H, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapinya, jangan percaya kepada setiap berita yang beredar atau info yang belum tentu kebenarannya.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Alasmalang Kecamatan Panarukan Situbondo, Kamis (29/10/2020), Pemilik Law Office Enggrit (LOE) yang akrab disapa H. Eeng yang memiliki nama lengkap ENGGRIT DUWI BUDI SETIAWAN, S.H itu, menyesalkan terhadap maraknya berita-berita atau info yang banyak beredar dan menjadi konsumsi masyarakat luas yang ditulis oleh oknum yang mengaku jurnalis yang tidak bertanggung jawab dengan mengabaikan 5 W 1 H dan kode etik jurnalistik contoh tidak melakukan konfirmasi ke narsum dan asal tulis berita. Ujarnya

Read More

“Dengan adanya kemudahan mengakses berita pada revolusi industri 4.0 seperti saat sekarang ini, kami berharap kepada masyarakat untuk lebih bijak, apalagi sekarang menjelang Pilkada serentak, jangan sampai dipemberitaan itu menganggu proses pesta demokrasi yang sudah didepan mata ini, dengan menjatuhkan salah satu paslon apalagi membuat berita ujaran kebencian, hal itu demi terciptanya Situbondo aman kondusif dan terlaksananya pesta demokrasi yang dinanti-nanti masyarakat tersebut”. ucap pengacara yang terkenal Single Fighter itu.

Lebih jauh Ia menjelaskan, “Dan kepada rekan-rekan media online/cetak ataupun rekan-rekan LSM untuk senantiasa selalu bersinergi satu sama lain dengan mengutamakan kebersamaan atau jiwa korsa.” tandasnya.

“Kami berharap rekan-rekan media lebih mengedepankan netralitas mengingat tupoksi (tugas pokok dan fungsi) media atau wartawan sesuai yang tertuang dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden”. imbuhnya.

Untuk masyarakat juga harus cermat dan teliti mana.link Media yang patut untuk untuk dikonsumsi dan mana yang harus kita abaikan masyarakat harus juga bisa membedakan mana link Media berita yang legalitasnya jelas dan mana Link Media Yang Abal – Abal. Toh cirinya cukup mudah tinggal buka di Box Redaksi kalau di Box Redaksi nya tidak ada dan tidak tercantum legalitas dan susunan dan alamat redaksinya sudah dipastikan kalau media itu Abal – Abal. pungkasnya.

 

(Baim/Tim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *