Miris,, Warga Mengeluhkan Akses Jalan Menuju Dusun Sukomade , Pemkab Banyuwangi Terkesan Tutup Mata

  • Whatsapp

Banyuwangi, Primanews.net – Keinginan untuk mendapatkan lancarnya akses jalan tak semudah yang didapatkan oleh warga dusun sukomade desa sarongan kecamatan pesanggaran,pasalnya kawasan tersebut masih dalam naungan wilayah perkebunan. Sabtu , 28 November 2020

Terketuk nurani kemanusiaan ,Danramil 0825/11 Pesanggaran bersama babinsa Kopka.Puji.R dan serka kartimin menuju ke lokasi desa binaannya di dusun sukomade desa sarongan.

Read More

Misi kemanusiaan tersebut bertujuan untuk penegakan protokol kesehatan pemerintah serta memberikan bantuan sembako kepada warga dusun sukomade yang belum tersentuh oleh pemerintah.

Untuk menuju wilayah dusun sukomade tersebut Danramil pesanggaran Kapt.Kav.Makali beserta jajarannya melewati hutan taman nasional meru betiri sepanjang kurang lebih 9 km yang akses jalannya bebatuan dan licin serta menerjang 3 aliran sungai deras ditempuh selama kurang lebih 4 jam perjalanan dari koramil pesanggaran.

Sesampainya di dusun sukomade Danramil pesanggaran 0825/11 Kapt.Kav.Makali menyampaikan proses perjalanannya dari koramil pesanggaran hingga sampai dusun sukomade.
“Dengan ucap syukur alhamdulillah akhirnya kami beserta Babinsa dan tim dari koramil pesanggaran tiba di dusun sukomade, walaupun akses jalan bebatuan melewati hutan dan menerobos 3 aliran sungai yang deras”ucap danramil pesanggaran

Sementara itu , kedatangan Danramil 0825/11 pesanggaran beserta jajarannya disambut hangat oleh kepala dusun sukomade beserta warga sukomade,dalam acara kegiatan penegakan protokol kesehatan beserta pemberian bantuan berjalan aman dan lancar.

Selanjutnya, dihimpun dari media siti jenar news da prima news mencoba mencari keterangan kepala dusun setempat” kami selaku mewakili warga dusun sukomade merasa tersisihkan,pasalnya akses jalan sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah kabupaten banyuwangi”ujar Ferry

“Kami dulu pernah sempat beragumen oleh pihak agen agen trafel wisata,keinginan mereka supaya akses jalan tersebut tidak usah diperbaiki dan berkesan alami,namun kami menepisnya karena seolah olah mereka lebih mementingkan pribadinya sendiri ketimbang memikirkan orang lain”geram ferry

“Dan juga kami mengharap setidaknya pemerintah kabupaten banyuwangi bisa mengerti keadaan di dusun kami, walaupun masih wilayah pekebunan,akan tetapi dusun kami termasuk kawasan wisata tertua di kabupaten banyuwangi yang mempunyai potensi tinggi” pintanya

” Kami beberapa kali kesulitan dalam akses jalan menuju dusun kami,diantaranya harus melewati taman nasional meru betiri yang bebatuan dan juga aliran sungai deras tanpa ada jembatan penghubung,yang sangat kami sedihkan ialah Banyak Generasi Bangsa untuk bersekolah saja terkendala oleh aliran air sungai yang deras,” paparnya

“Pernah dulu dari dinas pariwisata ke dusun kami namun disaat melewati sungai deras mobil mereka terbalik dan habyut,untung saja tidak ada korban jiwa dalam kejadian insiden tersebut”terang ferry


“Kami mengharap Pemerintah kabupaten banyuwangi bisa memberikan perhatian penuh kepada warga kami di dusun sukomade,mengingat walaupun masih masuk kawasan perkebunan,namun setidaknya wilayah kami adalah masuk kawasan destinasi wisata tertua dan juga bisa menunjang untuk pendapatan daerah serta bisa menambah juga pemberdayaan perekonomian di dusun kami”imbuh Ferry

 

(Emen),

Related posts