Pelaksanaan Serangkaian Kegiatan Pengajian di Kanzuz Sholawat Habib Luthfi Tetap di Gelar

  • Whatsapp

Pekalongan, – Pelaksanaan serangkaian kegiatan pengajian di Kanzuz Sholawat Habib Luthfi din Yahya di Pekalongan, akan digelar Rabu (18/11) hingga Minggu (22/11) di Kota Pekalongan, menjadi sorotan. Acara tersebut merupakan rangkaian acara yang mengundang massa.

Sekretaris Umum Panitia, Sumarjo, menegaskan bahwa acara tersebut akan tetap berlangsung. Hanya saja menurut Sumarjo, ada beberapa kegiatan yang melibatkan banyak kerumunan dikurangi.

Read More

“Yang jelas kalau dari panitia akan terus melaksanakan sesuai dengan peraturan pemerintah, pada saat sekarang. Bentuknya apa, nanti kita akan kerja sama dengan pemerintah,” kata Sumarjo usai mengikuti rapat dengan Forkompimnda dan Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) di Hotel Dafam Pekalongan, Selasa (17/11/2020) malam,

“Ada tiga yang kita batalkan, pawai panjang jimat, kirab merah putih dan apel. Ini berdasarkan pertimbangan beliau (Habib Luthfi),” tambah Sumarjo.

Sementara itu, saat disinggung terkait viral pengajian Jumat Kliwon pada 16 Oktober lalu yang dituding tidak menggunakan protokol kesehatan, Sumarjo enggan menanggapi. “(Pengajian) Kliwonan itu terkiat ketauhidan. Saya tidak bisa bicara itu,” kata Sumarjo.

Sementara itu, Kapolres Pakalongan Kota, AKBP Mochammad Irwan Susanto, menegaskan tidak akan mengeluarkan izin untuk acara yang berpotensi menimbulkan kerumuman. Namun dia mengakui sudah menerima pemberitahuan acara dari panitia.

“Intinya hasil rapat tadi, kita dari Forkompimda mengimbau pada panitia untuk mengikuti aturan yang ada. Di masa pandemi ini prinsipnya aturan yang ada yang harus kita laksanakan,” jelas M Irwan Susanto.

“Soal izin, kami di masa pandemi ini tidak boleh mengeluarkan izin, itu memang kebijakan dari pimpinan kami sehingga kami selalu pelaksana di lapangan harus patuh pada kebijakan pemerintah,” tambahnya

Namun Pihaknya menambahkan sebagai Forkompimnda pihaknya tidak menghalangi perayaan hari keagamaan, namun harus tetap memperhatikan dengan protokol kesehatan yang ada.

“Kami wajib melakukan antisipasi jika terjadi kerumunan dan kami masih melakukan pendalaman. Namun intinya prosedur mengenai protokol kesehatan di tengah pandemi harus tetap dipatuhi,” tambahnya.

Perlu diketahui, Kanzus Sholawat Habib Lutfi, berencana menggelar acara pengajian dengan serangkaian acara terkait kegiatan peringatan maulud nabi Kanzuz Sholawat Pekalongan tahun 2020.

Bahkan pamflet juga telah menyebar di sosial media yang berisi serangkaian acara sejak Rabu (18/11) hingga Minggu (22/11).
(source Detik.com)

Related posts