Pemdes Bengkak Bersama DLH Kabupaten Banyuwangi Edukasikan Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah

  • Whatsapp

Banyuwangi, Primanews.net – Demi meningkatkan pemberdayaan masyarakat utamanya dalam meningkatkan perekonomian ditengah pandemik covid 19 di wilayah desa bengkak, bekerja sama dengan pihak DLH kabupaten banyuwangi serta direktur bank sampah kabupaten banyuwangi edukasikan pelatihan pengelolaan sampah. Selasa 22 Desember 2020

Turut hadir pula Agus supriyadi Direktur bank sampah kabupaten banyuwangi, Firman pratama putra, indra,jaminem dan istianah dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten banyuwangi perangkat desa bengkak syarif serta kepala desa bengkak H.musta’in. S.Ag

Read More

Kegiatan ini dihadiri pula oleh beberapa warga desa bengkak sebanyak 20 orang untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah gunanya agar bisa memanfaatkan bank sampah untuk berkreatif dan juga bisa menambah perekonomian ditengah pandemik covid 19.

Dihimpun oleh rekan media prima news, Agus supriyadi selaku direktur bank sampah kabupaten babyuwangi menerangkan dalam kegiatan tersebut berguna untuk bagaimana nanti masyarakat bisa mengelola sampahnya secara mandiri atau individu sehingga sampah tersebut bisa menjadi bermanfaat.

“Kegiatan ini berkaitan dengan pelatihan pengelolaan sampah yang mana nantinya masyarakat bisa mengelola sampah tersebut baik secara mandiri atau secara individu sehingga sampah tersebut bisa menjadi bermanfaat untuk warga desa bengkak” ujar Agus supriyadi

“Sebanyak 20 orang warga bengkak meliputi ibu ibu PKK kami berikan fasilitasi properti dan dalam pelatihan ini kami berharap untuk warga desa bengkak ada tindak lanjut pengolahan sampah mandiri sampai bisa dimanfaatkan sendiri dari rumah dan juga lingkungannya”imbuh Direktur Bank sampah kabupaten banyuwangi Agus supriyadi.

Hal serupa juga diungkapkan oleh kepala desa bengkak H.musta’in,S.Ag mengatakan” maksud dan target pemerintah desa bengkak dalam pengolahan sampah untuk meminimalisir terkait dengan sampah yang merusak lingkungan dan yang kedua ialah bagaimana pengelolahan sampah kedepan nantinya bisa bermanfaat untuk menambah perekonomian baik pelaku sampah maupun ibu ibu PKK yang berpotensi saling menguntungkan”ujar H.musta’in

“Kami juga menghimbau kepada warga masyarakat desa bengkak khususnya ibu ibu apabila nanti habis belanja setiap hari ,plastik (kresek) jangan sampai dibuang disembarang tempat namun dikumpulkan disuatu tempat untuk diambil setiap periode oleh petugas”terangnya

“Untuk pengambulan sampah ke masing masing RT ,rencananya anggaran tahun 2021 pemerintah desa bengkak mau menganggarkan pengadaan kendaraan roda tiga (tossa) dan nantinya akan diambil secara bergilir oleh petugas di tiap tiap blok yang sudah disepakati bersama”detil H.musta’in

“Harapan kami yaitu sampah yang berada disekitaran pondok pesantren tersebut bisa teratasi karenanya selama ini apabila dimusim penghujan sampah itu menumpuk akan mengakibatkan meluapnya air maka nantinya bisa banjir masuk ke permukiman warga”pintanya

“Kegiatan adalah langkah awal desa bengkak bebas sampah dalam artian sampahnya itu terkelola dengan baik jadi harapan kedepannya desa bengkak ini bisa menjamin untuk kesehatannya dan income perkapita pemasukannya masyarakat desa bengkak”imbuh H.musta’in

(Ipul/Emen)

Related posts